Kaya atau Miskin Itu Status. Bahagia Itu Keputusan
Kaya tidak menjamin bahagia. Miskin pun tidak otomatis lebih dekat dengan surga. Uang bisa melalaikan. Kekurangan juga bisa menyesatkan. Yang kuat bisa menindas, yang lemah bisa memanipulasi. Semua kembali pada siapa yang memegang kendali: harta atau diri. Bahagia bukan soal posisi, tapi cara pandang. Jangan menunggu kaya untuk jadi baik, atau sukses untuk rajin ibadah. Karena keadaan hanya memperbesar karakter. Yang diuji bukan rekeningmu, tapi akarmu.