Perlombaan lari
Read More

Keberhasilan Bukan Karena Mengalahkan Orang Lain, Tapi Diam-Diam Melakukan Ini

Kita sering merasa lelah dan mengira penyebabnya adalah pekerjaan. Padahal, kelelahan terbesar justru datang dari kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Melihat pencapaian, kecepatan, dan hidup orang lain, lalu tanpa sadar memaksa diri ikut lomba yang bukan milik kita. Tulisan ini mengajak melihat ulang makna sukses, di karier, bisnis, hingga kehidupan sehari-hari. Bahwa pertumbuhan sejati tidak lahir dari mengalahkan orang lain, melainkan dari keberanian fokus memperbaiki diri sendiri, setitik demi setitik, dengan tenang dan konsisten.
Read More
Mengapa Cara Belajar Kita Justru Harus Kembali ke Fitrah?
Read More

Semakin Pintar AI, Mengapa Cara Belajar Kita Justru Harus Kembali ke Fitrah?

Orang pintar tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia selalu anak zamannya. Dari era hafalan, pencarian Google, algoritma media sosial, hingga Generative AI, cara manusia belajar terus berevolusi. Namun di balik kecanggihan teknologi, muncul paradoks: otak manusia justru melemah. Di sebuah dauroh di Pondok Pesantren Al Furqan, Gresik, saya mencoba mengajak para asatidzah melihat perubahan ini dengan jernih. Bahwa di masa depan, dakwah dan pendidikan tidak cukup mengikuti teknologi, tapi harus menuntun manusia kembali ke fitrahnya: belajar lewat pengalaman, kesadaran, dan hikmah.
Read More
angan Pernah Berdebat dengan Orang Bodoh
Read More

Pelajaran dari Imam Syafi’i: Jangan Pernah Berdebat dengan Orang Bodoh

Berhenti berdebat dengan orang bodoh. Bukan karena kalah, tapi karena tahu tak ada akhir dari kebodohan. Seperti pesan Imam Syafi’i, diam adalah bentuk tertinggi dari kebijaksanaan. Orang bodoh tak ingin memahami, mereka hanya ingin menang. Meladeni mereka bukan hanya membuang waktu, tapi juga mengeraskan hati. Kadang, cara paling cerdas menghadapi kebodohan adalah diam, berjalan tenang, dan membiarkan mereka kehabisan suara sendiri.
Read More
rapid skill acquisition
Read More

Empat Langkah Menjadi Ahli Dengan Cepat

Menjadi ahli bukan soal berapa lama kamu berlatih, tapi bagaimana kamu berlatih. Josh Kaufman menyebutnya rapid skill acquisition, proses membongkar keahlian menjadi bagian kecil yang bisa dikuasai satu per satu melalui empat langkah: deconstructing, learning, removing, dan practicing. Dengan fokus pada latihan yang benar, disiplin waktu, dan keberanian untuk melewati rasa malu, kamu bisa mempercepat proses menuju keahlian tanpa harus menunggu 10.000 jam.
Read More
Pygmalion Effect
Read More

Pygmalion Effect: Bagaimana Ekspektasi Bisa Mengubah Otak, Karier, dan Masa Depanmu

Tahun 1963, sebuah eksperimen mengejutkan dunia: anak-anak yang dipilih secara acak dan diberi label “paling berpotensi” benar-benar menjadi lebih pintar hanya karena ekspektasi guru terhadap mereka. Fenomena ini dikenal sebagai Pygmalion Effect. Ekspektasi bukan hanya memengaruhi murid di kelas, tapi juga karyawan di kantor, tim bisnis, bahkan anak-anak di rumah. Setiap kata, setiap pandangan, adalah label yang membentuk kenyataan. Pertanyaannya, label apa yang sedang kamu tempelkan pada orang lain,dan pada dirimu sendiri?
Read More
Logical Fallacy - Straw Man
Read More

Kamu Bisa Kelihatan Bodoh Gara-Gara Jebakan Logika Ini

Pernah nggak kamu merasa menang debat, padahal sebenarnya cuma menghancurkan “boneka jerami”? Itulah jebakan logika bernama straw man, salah satu dari sekian banyak logical fallacy yang sering dipakai untuk terlihat pintar. Dari obrolan receh soal nasi goreng sampai panggung politik, jebakan ini bisa bikin orang kalah argumen tanpa sadar. Artikel ini membongkar berbagai jenis fallacy—dari ad hominem, red herring, sampai slippery slope—dengan contoh sehari-hari yang kocak tapi menusuk. Kenali, biar nggak kelihatan bodoh.
Read More