Membaca itu seperti makan
Read More

AI Berubah Setiap 6 Bulan. Cara Berpikir Tidak

AI berubah terlalu cepat. Buku, framework, model, bahkan prompt engineering yang hari ini dianggap penting bisa terasa usang beberapa bulan kemudian. Lalu, apa yang seharusnya kita pelajari agar tidak terus mengejar teknologi? Menariknya, jawabannya justru bukan buku tentang AI. Ada buku tentang riset pelanggan, pengambilan keputusan, budaya open source, engineering, metodologi sains, hingga ketidakpastian yang justru mengajarkan meta-skills yang tetap relevan ketika AI terus berubah. Karena AI hanyalah alat. Cara berpikir adalah aset. Dan aset selalu lebih berharga daripada alat.
Read More
Feynman Technique adalah
Read More

Semakin Saya Belajar, Semakin Saya Belum Paham (Pelajaran Berpikir dari Richard Feynman)

Semakin banyak saya belajar, semakin saya menyadari bahwa mengetahui tidak sama dengan memahami. Richard Feynman mengajarkan sebuah kebiasaan sederhana: jika kita belum bisa menjelaskan sesuatu dengan bahasa yang sederhana, berarti kita belum benar-benar memahaminya. Melalui pengalaman sebagai founder, programmer, dan pembelajar AI, saya menemukan bahwa musuh terbesar dalam belajar bukanlah ketidaktahuan, melainkan ilusi bahwa kita sudah mengerti. Artikel ini membahas Feynman Technique, first principles, dan cara membangun pemahaman yang sesungguhnya.
Read More
Cara Memimpin
Read More

Kesalahan Terbesar Pemimpin Bukan Soal Strategi. Tetapi Cara Memimpin

Selama bertahun-tahun saya mengira menjadi pemimpin berarti harus selalu paling intens, paling cepat, dan paling peduli. Saya pikir semakin besar sense of urgency yang saya tunjukkan, semakin besar pula kepedulian tim. Ternyata yang sering terjadi justru sebaliknya. Apa yang saya anggap sebagai kepedulian, diterima sebagai tekanan. Yang saya anggap sebagai standar tinggi, dirasakan sebagai ketegangan. Di sinilah saya belajar bahwa kepemimpinan bukan soal meredupkan intensitas, tetapi mengubahnya dari panas menjadi cahaya — dari tekanan menjadi kejelasan yang membuat orang lain ikut bertumbuh.
Read More
Fable 5 AI Orchestration
Read More

Fable 5 dan Lahirnya Era AI Orchestration

Selama ini kita sibuk memperdebatkan model AI mana yang paling pintar: GPT, Claude, Gemini, Grok, Fable, atau Opus. Padahal, perubahan terbesar bukan lagi soal siapa yang memimpin benchmark, melainkan bagaimana berbagai model AI mulai bekerja bersama dalam satu workflow. Melalui kisah kembalinya Fable 5, artikel ini mengajak kita melihat lahirnya era AI Orchestration — sebuah paradigma baru ketika keunggulan tidak lagi ditentukan oleh satu model terbaik, tetapi oleh kemampuan mengorkestrasi berbagai model AI agar menghasilkan produktivitas, kualitas, dan efisiensi yang jauh lebih tinggi.
Read More
AI Literacy Itu Bukan Soal Jago Prompting
Read More

AI Literacy Itu Bukan Soal Jago Prompting — Begini Bedanya

Saya mulai karier dari bahasa assembler, zaman ketika error nggak bisa disalahkan ke "library-nya bug". Saya harus turun sampai level mesin benar-benar berpikir. Setiap teknologi baru muncul, saya tanya: orang paham mesinnya, atau cuma hafal tombolnya? Untuk AI generatif, jawabannya kebanyakan yang kedua. Semua bilang "belajar AI", tapi cuma belajar merangkai prompt. Artikel ini bahas kenapa AI nggak "tahu" fakta, dia menavigasi probabilitas di ruang vektor. Kenapa halusinasi bukan error, tapi koordinat yang salah. Plus cara mengukur makna jawaban AI pakai cosine similarity, bukan menebak kata.
Read More
Pajak Termahal di Dunia yang Kita Bayar Sukarela
Read More

Pajak Termahal di Dunia yang Kita Bayar Sukarela

Ada pajak yang lebih mahal daripada PPh, PPN, atau bea masuk. Ironisnya, tidak ada negara yang memungutnya. Kita membayarnya dengan sukarela setiap hari. Namanya Lifestyle Tax, pajak gaya hidup yang diam-diam menggeser mimpi, standar hidup, dan bahkan identitas kita. Berawal dari keinginan untuk hidup lebih baik, banyak orang tanpa sadar terjebak dalam perlombaan status yang tidak pernah mereka pilih. Tulisan ini mengajak kita mengaudit kembali kehidupan yang kita jalani: apakah yang kita kejar benar-benar mimpi kita, atau hanya suara lingkungan yang berbicara melalui diri kita?
Read More